TAIPANQQ - Usai tiga jam melakukan otopsi pada mayat Indra Gunawan alias Kuna akhirnya dapat diketahui penyebab kematian korban. Korban sebelumnya terkena tembakan di dada kiri oleh orang tak dikenal, Rabu (18/1/2017)
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Kombes Pol Farid Amansyah menjelaskan, luka tembak di dada kiri korban mengenai pembuluh darah besar. Pembuluh darah besar yang berada di Jantung (Aorta) korban terkena peluru sehingga nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi.
" Mengenai tidak ada peluru yang tembus (keluar) dari tubuhnya ini karena memang rekoset. Jadi peluru itu mantul di bagian dalam tubuh jadi peluru didapatkan di bagian paru-paru bawah korban, " ujarnya saat ditemui di kantornya.
Hal tersebut juga membuat paru-paru korban rusak akibat peluru. Jadi tidak hanya mengalami kerusakan di pembuluh darah besar tapi juga di paru-paru bagian bawah korban.
" Pembuluh darah besar tersebut pecah dan menyebabkan tumpahan darah dan membuat korban meninggal, " kata polisi yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam ini.
Untuk masalah korban ditembak dari jarak jauh atau dekat, Farid Amansyah menjelaskan belum bisa memberikan keterangan secara pasti.
" Namun dari hasil otopsi dokter forensik tadi mengindikasikan korban ditembak jarak dekat. Selain luka tembak tidak ditemukan luka lainnya. Jenazah setelah kami bersihkan kami kembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan sesuai agamanya," katanya.








0 comments:
Post a Comment