Thursday, November 17, 2016

Begini Cara Polisi Mengamankan Pembunuh Dosen UMSU dari Keroyokan




VIP DOMINO - Dua petugas Unit Jahtanras Sat Reskrim Polrestabes Medan dihadirkan dalam sidang lanjutan Roymardo Sah, terdakwa pembunuhan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nurain Lubis di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (17/11/2016).
Polisi bernama Budi dan Deki menjelaskan, dari awal timnya yang berjumlah delapan orang mendapat perintah atasannya bahwa ada pembunuhan di UMSU.
“Sebelum jam 4 sore kami meluncur. Sampai di UMSU suasana sudah ramai, kami susah bergerak masuk kampus,” kata Deki di hadapan Majelis Hakim Ketua Sontang Merauke.
Setelah berhasil menerobos blokade mahasiswa, gabungan polisi yang diturunkan ke lokasi berhasil meringsek masuk ke kamar mandi Fakultas Ilmu Keguruan (FKIP) UMSU, tempat Roymardo diamankan mahasiswa.
“Mau dimatikan dia (Roymardo Sah) ini waktu itu. Sekarang mahasiswa ada yang pro dan kontra. Jadi kami mau masuk ke kamar mandi, dihalangi. Ada yang bilang mau ngantar ke kantor, ada yang bilang mau matikan,” sambung petugas berjabrik ini.
Sesampainya di kamar mandi, petugas kemudian berupaya mengamankan Roymardo Sah dari kepungan mahasiswa. Supaya aman, Roymardo Sah kala itu dipakaikan helm agar tak lagi digebuki mahasiswa.
“Begitu kami masuk, dia (Roymardo Sah) ini udah lebam. Berhasil kami keluarkan, kami bawa ke Rumah Sakit Brimob karena mukanya udah lebam,” katanya.


0 comments:

Post a Comment